Cara Mudah Budidaya Tanaman Hidroponik Wheat Grass

Cara Mudah Budidaya Tanaman Hidroponik Wheat Grass

Wheat grass atau rumput gandum merupakan tanaman gandum dari family Poaceae. Tanaman yang termasuk rumput-rumputan ini kaya akan berbagai kandungan nutrisi yang sangat baik bagi kesehatan. Tanaman wheat grass ini bisa diolah menjadi minuman kesehatan yang sangat berkhasiat. Tak heran jika banyak orang ingin membudidayakan tanaman wheat grass ini. Dalam budidayanya, anda bisa menanam wheat grass dengan teknik hidroponik. Cara menanam tanaman hidroponik wheat grass ini mudah dilakukan.


Tanaman ini mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin K, vitamin E, thiamin, riboflavin, asam pantothenic, zat besi, zat seng, copper, niacin, vitamin B6, mangan, selenium, dan juga protein. Melihat kandungan nutrisi yang baik tersebut, maka tidak ada salahnya jika anda melakukan budidayanya tanaman hidroponik wheat grass tersebut. Dengan menanam wheat grass secara hidroponik ini, anda juga akan mendapatkan banyak keuntungan dan kemudahan.

Cara Menanam Tanaman Hidroponik Wheat Grass


Budidaya tanaman wheat grass secara hidroponik ini merupakan salah satu cara mengembang biakan rumput gandum. Berikut ini adalah cara mudah menanam tanaman hidroponik wheat grass selengkapnya untuk anda.

Persiapan


Alat dan bahan yang perlu anda siapkan meliputi wadah media semai seperti tray semai, benih wheatgrass, koran atau kain sebagai penutup wadah media semai, media tanam hidroponik bisa menggunakan rockwool, dan air untuk menyiram media tanamnya. Setelah semua alat dan bahan siap, anda tempatkan media tanam berupa pasir atau bisa juga menggunakan potongan rockwool pada wadah media semai. Apabila menggunakan rockwool, bagian atasnya anda lapisi dulu dengan cocopeat atau sekam.

Penyemaian


Langkah selanjutnya ialah tahap penyemaian. Anda semai benih wheat grass yang telah anda siapkan tadi. Tebar benih wheat grass pada media semai dengan jarak berdekatan. Sebar secara merata supaya wheat grass dapat tumbuh di seluruh permukaan media tanam. Sebelum disemai, benih wheat grass tidak perlu anda rendam dalam air terlebih dahulu sebab bisa membuat benih menjadi rusak. Dikhawatirkan wheat grass akan menjadi busuk dan bahkan mati.

Perawatan


Anda siram benih yang telah ditebar di media tanam tadi dengan air secara rutin dua kali dalam sehari. Pastikan bahwa media menjadi basah namun jangan sampai menggenang dan justru membuat benih mengapung. Berikan air secukupnya saja dan tidak berlebihan. Tutup wadah benih sampai 3 hari lamanya menggunakan kertas koran. Kemudian simpan wadah benih tersebut di tempat yang terlindung dari cahaya. Simpanlah di tempat yang teduh.

Di hari keempat, tutup koran tersebut sudah bisa anda buka. Benih wheat grass yang anda tanam tersebut harusnya sudah berubah menjadi bibit wheat grass kecil. Apabila terjadi kesalahan ketika penyemaian benih wheat grass akan lebih lama menjadi berkecambah. Setelah tutupya anda buka, maka biarkan wadah tanamnya tetap terbuka namun jangan langsung ditempatkan pada tempat dengan intensitas cahaya cukup tinggi seperti halnya di luar ruangan.

Anda biarkan bibit wheat grass tersebut tumbuh kian membesar dan cukup tinggi sekitar 4-7 hari sesudah wadahnya dibuka. Tanaman wheat grass yang telah tumbuh cukup tinggi setelah seminggu lebih disemai dapat anda potong dan diolah sesuai dengan keinginan. Anda bisa buat wheat grass menjadi jus yang menyehatkan tubuh. Budidaya tanaman wheat grass secara hidroponik ini dapat dikatakan mudah ditanam, bahkan untuk pemula sekalipun. Alat dan bahan yang diperlukan pun mudah didapatkan.



Contact Us

Name

Email *

Message *

Back To Top