>

6 Tanaman Hidroponik Cepat Panen dan Mudah Ditanam

6 Tanaman Hidroponik Cepat Panen dan Mudah Ditanam

Berdasarkan masa panennya, jenis tanaman dibedakan menjadi dua macam yakni tanaman berumur pendek dan tanaman berumur panjang. Tanaman berumur pendek tentu saja memiliki masa panen yang lebih cepat dibandingkan tanaman berumur panjang. Tanaman berumur panjang ini juga bisa ditanam secara hidroponik. Menanam tanaman hidroponik cepat panen ini tentu akan membuahkan hasil yang lebih optimal.


Menanam secara hidroponik memang lebih menguntungkan. Tak hanya lebih cepat panen, bertanam hidroponik ini juga bisa memanfaatkan lahan terbatas. Jika anda memiliki pekarangan rumah yang lahannya sempit, anda bisa gunakan teknik hidroponik ini. Anda bisa menanamnya secara bertingkat sehingga tidak memerlukan lahan yang luas. Untuk anda yang ingin mengetahui apa saja tanaman hidroponik cepat panen tersebut, simak saja ulasannya dibawah ini.

Tanaman Hidroponik Cepat Panen


Berikut ini adalah beberapa jenis tanaman hidroponik cepat panen yang perlu untuk anda tahu.

1. Sawi Hijau (Caisim)


Jenis sayuran cepat panen yang pertama ialah sawi hijau (Caisim). Sayuran hijau ini dapat tumbuh di daerah dataran rendah maupun dataran tinggi. Tak hanya akarnya, seluruh bagian sawi hijau ini tetap dapat dimanfaatkan untuk dikonsumsi. Dalam hal budidaya, sawi hijau ini termasuk jenis sayuran yang mudah ditanam. Saat pembibitan yang dibutuhkan hanya biji dari bunganya. Penyemaian biji sawi hijau dilakukan sampai tubuh daun sebanyak 3-4.

Kemudian anda pindahkan pada media tanam dengan memperhatikan jarak tanamnya. Perawatan sawi hijau ini juga mudah dilakukan. Anda hanya perlu mengatur waktu penyiraman tanaman serta pemupukan yang sesuai dengan kebutuhan tanaman. Sawi hijau ini sudah bisa mulai anda panen pada umur 25-30 hari dari masa tanam bibit atau 40-50 hari dari tanam biji.

2. Selada


Selada memiliki beberapa varietas dengan bentuk yang berbeda-beda. Beberapa jenis selada ini antara lain head lettuce, leaf lettuce, romaine lettuce, butterhead lettuce, dan celtuce. Pada umumnya, jenis sayuran yang satu ini dipanen pada umur 25 hari.

3. Kangkung


Kangkung terdapat dua jenis, yakni kangkung darat dan kangkung air. Jenis sayuran kangkung darat ditanam dengan biji yang yang langsung disebar pada media tanam. Masa panen sayuran hidroponik ini yaitu saat umurnya mencapai 30-45 hari. Pemanenan kangkung ini dilakukan dengan mencabut seluruh tanaman sampai ke akarnya.

4. Cabai


Cabai termasuk jenis tanaman mahal yang hampir setiap tahun pasti ada kenaikan harga. Tanaman ini dapat dipanen setiap hari jika sudah memasuki masa panen. Cara bertanam hidroponik cabai ini pun mudah dilakukan. Perawatannya juga tidak membutuhkan perlakukan khusus.

5. Bayam


Bayam terdiri dari dua varian, yakni bayam hijau dan bayam merah. Menanam bayam ini dapat dimulai dari bijinya. Tanam langsung biji bayam tersebut pada media tanam. Setelah itu, anda tutupi biji bayam dengan tanah halus secukupnya hingga bijinya tidak terlihat. Cara perawatannya pun cukup dengan mengatur waktu penyiraman sesudah biji tumbuh serta membentuk daun. Bayam ini sudah mulai dapat dipanen pada umur 25 hari.

6. Pare


Di Indonesia sayuran pare ini mempunyai banyak nama seperti halnya sebutan paria di Jawa Barat, paitap di Sumatra, pudu di Sulawesi, dan masih banyak lagi lainnya. Adapun untuk jenisnya, pare ini memiliki banyak varian antara lain pare gajih, pare hijau, dan juga pare belut/ular. Pare ini terkenal dengan rasanya yang pahit. Namun rasa pahit ini menjadi sarana penyembuhan yang bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit.



Contact Us

Name

Email *

Message *

Back To Top