>

5 Faedah Tanaman Hidroponik Dengan Beragam Keunggulannya

5 Faedah Tanaman Hidroponik Dengan Beragam Keunggulannya

Bertanam secara hidroponik mulai diperkenalkan pada tahun 90-an silam. Hingga saat ini, bertanam secara hidroponik ini masih sangat diminati. Teknik hidroponik itu sendiri dapat diterapkan dalam berbagai metode. Adapun metode bertanam hidroponik tersebut diantaranya yaitu kultur air statis, aeroponik, nutrient film technique (NFT), deep flow technique (DFT), wick atau sumbu, dan masih banyak lagi lainnya. Faedah tanaman hidroponik akan anda rasakan ketika anda telah berhasil menanam tanaman hidroponik dengan tepat.


Pada dasarnya, cara menanam tanaman dengan teknik hidroponik mudah untuk dilakukan. Tak hanya di kalangan pebisnis tanaman saja, akan tetapi cara menanam tanaman hidroponik ini juga menjadi primadona di kalangan masyarakat yang suka bercocok tanam khususnya di daerah perkotaan. Teknik hidroponik ini memang memiliki berbagai manfaat dengan keunggulannya yang beragam. Untuk lebih jelasnya, anda simak saja faedah tanaman hidroponik berikut ini.

Faedah Tanaman Hidroponik


Dengan menanam tanaman dengan teknik hidroponik, anda akan mendapatkan banyak keuntungan. Langsung saja, berikut berbagai faedah tanaman hidroponik selengkapnya untuk anda.

1. Hemat Lahan


Menanam tanaman dengan cara hidroponik menghemat lahan. Bertanam hidroponik tidak membutuhkan lahan yang berhektar-hektar, cukup siasati dengan menggunakan lahan yang ada. Dalam bertanam secara hidroponik, tanaman dapat ditanam berdekatan. Teknik hidroponik ini dapat tanam sampai 4x lebih banyak daripada bertanam secara tradisional dengan lahan yang sama luasnya. Hidroponik ini juga bisa meminimalkan persoalan yang berkaitan dengan pertanian tradisional. Tak hanya itu saja, tanaman hidroponik juga relatif lebih tahan hama dan lebih sehat.

2. Hemat Air


Tak hanya hemat lahan, bertanam dengan teknik hidroponik ini terbukti hemat air. Keunggulan teknik hidroponik ini tentu saja memberikan manfaat kepada anda ketika menanamnya. Konsumsi air dalam bertanam hidroponik relatif lebih sedikit jika dibanding metode bertanam tradisional. Dalam banyak permasalahan, tanaman hidroponik hanya membutuhkan sepersepuluh air dari tanaman yang ditanam di tanah. Terlebih lagi, gulma maupun flora pengganggu tak dapat tumbuh dan mencuri persediaan air dari tanaman utama. Pasalnya, tanaman hidroponik ada di dalam lingkungan yang terkendali.

3. Hemat Pupuk


Fungsi dari pupuk yakni sebagai penyubur tanaman sudah digantikan perannya oleh adanya nutrisi hidroponik dengan kandungan yang lebih lengkap serta selalu sesuai dengan kebutuhan tanaman. Dengan begitu, pupuk bukanlah hal yang utama seperti halnya pada sistem tanam biasa. Pemakaian pupuk bisa lebih hemat dan tentu saja terbebas dari pestisida.

4. Bebas Hama / Tahan Penyakit


Hama ataupun bibit penyakit yang berasal dari tanah tak akan menyerang tanaman hidroponik. Pasalnya, bertanam hidroponik tak menggunakan tanah. Pada sistem hidroponik ini, anda mengatur sendiri jumlah nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. Cara ini tentunya tak sama dengan bertanam dengan cara konvensional dimana anda harus mencari tanah yang tepat dengan tanaman yang akan anda tanam.

5. Hasil Panen Lebih Memuaskan


Hasil panen budidaya hidroponik jauh lebih berkualitas dan juga steril jika dibandingkan dengan bertanam biasa. Selain tidak menggunakan pestisida, bertanam secara hidroponik juga tidak memakai pupuk kimia. Dengan begitu, hasil panen tanaman hidroponik tersebut akan menjadi semakin aman serta sehat untuk dikonsumsi. Berikutnya, jika dilihat dari kacamata bisnis, teknik budidaya tanaman hidroponik ini dapat memberi keuntungan yang jauh lebih besar. Beberapa jenis tanaman dapat ditanam di luar musimnya. Hal ini tentunya membuat harga jual tanaman menjadi lebih mahal.



Contact Us

Name

Email *

Message *

Back To Top